Decision of Donning the Hijab

Karena sudah memasuki bulan Ramadan, saya jadi pengen cerita akhir tahun lalu pernah ikutan talkshow @nasr.indonesia, temanya: "How Islam Changed My Life." Di sini ada 3 figur yang menceritakan bagaimana mereka mendapatkan hidayah. Ada Makeup Artist @allyssahawadi, founder @quranidproject; @archiewirija, dan aktor @baimwong.
I can relate a lot to @allyssahawadi's session. Kami mempunyai pandangan yang sama tentang kerudung. Dulu saya paling anti disuruh pakai kerudung. Alasannya rada shallow dan duniawi sih; takut mati gaya kalau ke pantai, nggak bisa styling rambut, nggak bisa dicat ombre, kalau nikahan nggak bisa pakai paes atau pakaian adat yang macem-macem. Saya mikir kayaknya baru akan mengenakan kerudung di masa tua, umur 50 tahun ke atas lah. Berhubung anaknya batu banget, semakin disuruh orang-orang, saya akan semakin menolak. 

Sebagai anak yang nggak pernah kebayang suatu hari akan commit pakai kerudung di umur 21, saya setuju banget kalau pakai kerudung itu nggak boleh jadi beban. Saya nggak mau pakai kerudung semata-mata karena peer pressure; karena semua orang di lingkungan memakainya, sementara saya sendiri belum ada keinginan dari lubuk hati yang terdalam. Saya percaya keputusan memakai kerudung itu bersifat sangat personal. It's never about other people. You let your heart decide instead of them. Sampai tiba suatu masa di mana saya kepikiran terus untuk memakai kerudung, dan nggak sabar untuk buru-buru berkerudung. Saat itu, jujur saya masih denial, masih gengsi mengakui bahwa saya kemakan omongan sendiri yang nggak mau cepat-cepat pakai kerudung. Saya berpikir; "terlalu cepet nggak sih? Apa tunggu tahun depan ya?" Tapi dari hari ke hari, kok ya nggak sabar nunggu tahun depan itu datang. Pada akhirnya, saya memutuskan untuk langsung mengenakan kerudung keesokan harinya di tanggal 29 Juli 2016. 😄

Walaupun saat itu saya merasa keimanan saya masih jauh dari sempurna (well, sekarang juga masih sih), saya happyyyyy banget bisa mengenakan. I feel content. Excitement saya menghadapi hari demi hari selalu meningkat. Ternyata, donning the hijab does make me a happier person. Kalau menurut Mas Archie, keimanan manusia bisa naik turun. Me-maintain agar keimanan selalu di atas adalah PR besar buat saya. Saya harus akui saya suka nggak sadar kalau sering nyinyir, julid, dan ngomel-ngomel. Ada masa di mana saya salat khusyuk banget, tapi seringkali saya hanya sekadar melakukan gerakan salat tanpa meresapi dan paham akan esensinya.

Merangkum pesan dari @allyssahawadi, @archiewirija, dan @baimwong: "When you see a female dressed in a manner that is unnaceptable islamically, don't for a moment think that she's lower than you spiritually. Don't ever think that you're better than anyone else simply because you're donning the hijab." 

Semoga ke depannya makin banyak talkshow eye opener yang nggak menggurui dan mengintimidasi seperti ini, dan pastinya sangat relatable untuk millennials! Terima kasih @nasr.indonesia 🙏

Oh iya, selamat berpuasa bagi teman-teman yang menunaikan! 
Quoting @raisa6690's instagram story: "Ramadan is about breaking bad habits, not putting them on pause."  Semoga kita bisa benar-benar merealisasikannya yaa!

CONVERSATION

0 comments:

Back
to top